FWD Asset IDX30 Index Equity Fund adalah jenis reksa dana bersifat pasif yang portofolionya sama dengan portofolio indeks saham yang digunakannya sebagai tolok ukur yaitu Indeks IDX30. Reksa dana ini memiliki kinerja dan risiko yang mirip dengan indeks yang diikutinya yaitu Indeks IDX30.

Keuntungan dari investasi di reksa dana indeks adalah sebagai berikut:

  • Biaya yang lebih rendah: Salah satu keuntungan yang paling utama adalah biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan reksa dana yang dikelola secara aktif. Manajer investasi menyusun portofolionya sama dengan benchmark yang diikutinya, sehingga lebih jarang melakukan transaksi jual beli saham yang berarti biaya transaksi dan komisi yang lebih rendah. Reksa dana indeks juga menetapkan biaya manajer investasi yang lebih rendah.
  • Likuiditas: Investasi di 30 saham yang terlikuid berarti likuiditas reksa dananya sangat baik, bahkan di waktu yang terjelek sekalipun.
  • Investasi di berbagai jenis saham: reksa dana ini berinvestasi ke berbagai jenis saham. Satu jenis saham hanya memiliki eksposur yang terbatas di dalam indeks dan dampak kerugiannya dengan demikian juga menjadi terbatas.
  • Dividen dari indeksnya diperkirakan di kisaran 1.5% - 2% per tahun

IDR 1,054.95

NAB Per 10/08/2022

IDR 1.23

Perubahan harian IDR

0.11%

Perubahan harian %

1 M 4.52 %
3 M -1.93 %
6 M 4.60 %
Ytd 8.79 %
1 Y 22.03 %
3 Y 1.52 %
5 Y n.a. %
Since Inception 5.49 %
Annualized 1.34 %
1B
3B
6B
Ytd
1T
3T
5T
Sejak Peluncuran
Disetahunkan
4.52%
-1.93%
4.60%
8.79%
22.03%
1.52%
n.a.%
5.49%
1.34%

to

to

Unduh Laporan Kinerja


Unduh Prospektus


Unduh e-Brosur


Disclaimer

Investasi di reksa dana ini memiliki risiko. Investor wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi di reksa dana ini. Nilai aktiva bersih (NAB) per unit dan kinerja reksa dana ini dapat naik maupun turun, sehingga ada kemungkinan nilai investasi yang diperoleh lebih rendah dari nilai awal investasi. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan dan tidak dapat menjadi jaminan kinerja masa mendatang. Proyeksi ke depan yang dibuat juga tidak mengindikasikan cerminan kinerja dari reksa dana di masa mendatang.